This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Ramuan Herbal. Show all posts
Showing posts with label Ramuan Herbal. Show all posts

Wednesday, April 25, 2012

13 Resep Teh Herbal


TEH herbal telah digunakan dalam sistem pengobatan tradisional. Selain untuk menenangkan diri, para akar herbal telah meresepkan teh kaya antioksidan ini untuk mengatasi beragam gangguan kesehatan.
Anda tertarik? Berikut terdapat beberapa jenis teh herbal dan manfaatnya yang bisa menjadi pilihan Anda:

Teh daun alfala (alfalfa Leaf tea)
Daun dan bunga alfala digunakan menjadi teh. Teh ini kaya akan vitamin dan telah lama digunakan untuk membantu meredakan gejala-gejala radang sendi.

Birch leaf tea
Teh ini dinyatakan bermanfaat mengatasi sakit kepala dan rematik. Cobalah meminum satu atau dua cangkir per hari untuk membantu mengurangi rasa sakit akibat batu ginjal dan menurunkan demam.

Blackberry Leaf tea
Teh ini berfungsi sebagai tonik dan pemurni darah.

Blueberry Leaf tea
Bisa dinikmati sebagai teh dingin atau panas. Satu atau dua cangkir per hari bagus untuk tonik dan memurnikan darah. Selain itu, teh ini juga bisa membantu peradangan ginjal.

Chamomile tea
Teh ini mengandung komponen yang berfungsi mengatasi kram akibat menstruasi. Chamomile meningkatkan kadar glycine, yang berfungsi meredakan kram otot. Teh ini seringkali diresepkan oleh pakar herbal untuk merilekskan diri.

Hibiscus tea
Teh ini membantu menurunkan tekanan darah dengan melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Selain itu, teh ini juga kaya anthocyanins, pigmen tumbuhan yang membantu melawan radikal bebas.

Juniper tea
Teh ini membantu infeksi saluran kencing dengan cara memecah kristal asam urat yang menumpuk di kandung kemih dan membunuh bakteri berbahaya. Selain itu, teh ini juga berperan mendetoksifikasi, mengeluarkan racun-racun, lemak dan cairan yang terperangkap dalam tubuh.

Lemon balm tea
Teh ini membantu menguatkan daya otak dengan cara meningkatkan acetylcholine, neurotransmitter otak yang membantu memori. Menghirup aroma teh ini saja terbukti bermanfaat menjernihkan pikiran dan menenangkan saraf.

Peppermint tea
Aroma menguatkan dari peppermint membantu meredakan rasa sakit akibat sinus. Efek ini, seperti dikutip situs hubpages.com, setara dengan 1.000 miligram Tylenol. Aroma uap peppermint mempunyai efek meredakan sakit dan mengandung komponen antiperadangan alami. Selain itu, teh ini juga efektif meredakan sindrom gangguan usus (Irritable bowel syndrome/IBS).

Raspberry Leaf tea
Teh ini berfungsi sebagai tonik dan pemurni darah.

Rooibos tea
Teh merah ini mengandung lebih banyak antioksidan dan mineral dibandingkan teh putih dan teh hijau. Teh yang terbuat dari tanaman semak asal Afrika ini juga kaya akan kalsium, besi, dan seng. Roibos juga membantu mencegah kerusakan sel akibat paparan sinar matahari dan diyakini mencegah kepikunan.

Rose Hip tea
Teh ini dinyatakan bisa mengurangi rasa sakit akibat radang sendi dengan cara meredakan sakit di persendian dan peradangan jaringan. Teh ini melepaskan komponen antiperadangan dan bioflavonoid. Rose hip tea juga menghambat produksi hormon stres.

Sassafras tea
Teh ini berfungsi sebagai pengencer dan pemurni darah. Teh ini dinyatakan bisa meredakan gejala-gejala bronkitis.


sumber: Ika Rowina Tarigan, mediaindonesia.com

7 Manfaat Kayu Manis Bagi Kesehatan

Kayu manis merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang biasa digunakan sebagai bumbu dalam berbagai jenis makanan karena memiliki aroma dan rasa yang enak. Namun, tidak hanya aromanya yang menggoda, ternyata kayu manis juga memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan. Seperti yang dilansir Care2, berikut tujuh manfaat kayu manis bagi kesehatan :
1. Mengontrol Gula Darah
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kayu manis ternyata dapat mengatur kadar gula darah sehingga kayu manis merupakan makanan yang tepat untuk para penderita diabetes dan hypoglycemic. Kayu manis juga dapat menstabilkan suasana hati dan energi dalam tubuh.
2. Mengurangi Kadar Kolesterol Jahat
Kayu manis dapat mengurangi kadar kolestrol jahat (LDL). Selama ini, LDL dikenal berbahaya bagi tubuh karena bisa menyebabkan penyakit jantung, stroke dan obesitas. Dengan mengonsumsi kayu manis, Anda juga dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
3. Anti Infeksi
Kayu manis memiliki komponen anti-infeksi yang natural. Dalam beberapa penelitian, kayu manis terbukti efektif menghilangkan bakteri H. pylori yang dapat menyebabkan sakit maag, dan beberapa jenis penyakit lainnya yang disebabkan bakteri.
4. Meringankan Sakit pada Penderita Rematik
Kayu manis dapat mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh rematik. Dalam penelitian yang dilakukan di Department of Internal Medicine menunjukkan, kayu manis juga dapat mengurangi sitokin (protein-protein kecil sebagai mediator dan pengatur imunitas, inflamasi dan hematopoesis) yang dapat menyebabkan rematik.
5. Mencegah Pertumbuhan Sel Kanker
Penelitian di University of Texas menunjukkan bahwa kayu manis dapat mengurangi proliferasi sel kanker. Tidak hanya itu, kayu manis juga menjadi salah satu rempah yang dapat menyembuhkan kanker.
6. Obat Serbaguna
Kayu manis dapat dijadikan pengawet makanan yang alami, selain itu juga mengandung serat, kalsium, zat besi dan mangan yang terbukti efektif mengurangi nyeri saat haid atau melahirkan. Ia memiliki kandungan natural yang disebut cinnamaldehyde yang dapat menyeimbangkan hormon – meningkatkan hormon progesteron dan mengurangi hormon testosteron pada wanita.
7. Pengobatan Alzheimer
Para peneliti di Cytokine Research Laboratory, Department of Experimental Therapeutics, University of Texas juga telah mengembangkan kayu manis sebagai salah satu rempah yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit neurodegenerative seperti Alzheimer, Parkinson, multiple sclerosis, tumor otak, dan meningitis. Penelitian di tempat yang sama juga menunjukkan bahwa kayu manis bisa mengurangi peradangan kronis terkait dengan gangguan neurologis.

(sumber : Wolipop.com)

Sunday, November 14, 2010

Beberapa Manfaat Bawang Putih


  1. Menghambat kemerosotan otak dan sistem kekebalan
  2. Membantu menghambat proses penuaan. Menghambat pertumbuhan sel kanker.
  3. Dengan mengkonsumsi bawang putih, resiko terkena kanker dapat dikurangi.
  4. Bawang putih yang dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu tertentu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
  5. Zat anti-kolesterol dalam bawang putih yang bernama ajoene menolong mencegah penggumpalan darah, yang juga berarti bisa digunakan untuk pertolongan pertama ketika seseorang terkena bisa/racun dari binatang dan dapat digunakan pada orang yang terkena serangan angin duduk yang sebetulnya adalah gejala lain dari serangan jantung yang membuat darah menjadi mengental.
  6. Bawang putih dapat membantu meredakan stress, kecemasan, dan depresi.
  7. Dengan efek yang lebih lembut. Bawang putih mengandung vitamin A.
  8. Bawang putih mengandung vitamin B.
  9. Bawang putih mengandung vitamin C.
  10. Bawang putih mengandung kalsium.
  11. Bawang putih mengandung potasium
  12. Bawang putih mengandung antioksidan. Bawang putih mengandung karoten dan selenium
  13. 13. Mengonsumsi 2-3 siung bawang putih sehari, akan menghindarkan dari kemungkinan berpenyakit jantung.
  14. Menyembuhkan tekanan darah tinggi
  15. Meringankan tukak lambung
  16. Menurunkan kolesterol dalam darah
  17. Meningkatkan insulin darah bagi penderita diabetes.
  18. Melumpuhkan radikal bebas yang mengganggu sistem kekebalan tubuh
  19. Bermanfaat sebagai penawar racun (detoxifier) yang melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.
  20. Membantu menambahkan nafsu makan apabila dimakan mentah
  21. Menjaga stamina tubuh
  22. Mengandung khasiat antimikroba, antitrombotik, hipolipidemik, antiarthritis, hipoglikemik, dan juga memiliki antivitas sebagai antitumor.
Namun seberapapun khasiatnya sebuah obat, jika tidak dimbangi dengan pola hidup sehat semua itu sia-sia

Friday, May 22, 2009

HIDUP SEHAT DENGAN TANAMAN OBAT

- Dalam mengkonsumsi tanaman obat/herbal, pilih yang sudah teruji secara jelas manfaatnya.
- Konsumsi tanaman obat/herbal harus disesuaikan dengan penyakit yang di derita, dan jangan
sembarang mengkonsumsi tanaman obat/herbal
- Cari informasi yang jelas mengenai manfaat dari masing masing tanaman obat/herbal yang akan
anda konsumsi
- Sebaiknya olah sendiri tanaman obat/herbal agar khasiatnya tak berkurang. Biasanya untuk
mengolah tanaman herbal di butuhkan panci terbuat dari kaca atau belanga.
- Jangan langsung percaya dengan khasiat yang cepat dirasakan yang banyak di jual di pasaran
karena pada tanaman obat/herbal membutuhkan waktu dalam proses mengobati. Cara kerja
tanaman obat/herbal tidak secepat obat kimia.
- Pada tanaman obat/herbal tertentu ada bagian yang beracun, perhatikan proses pengolahannya
paling tidak cari tahu proses pengolahannya agar racunnya hilang dan aman di konsumsi

Wednesday, May 13, 2009

PENYAKIT HEPATITIS ATAU KUNING

Hepatitis merupakan suatu proses peradangan pada jaringan hati. Hepatitis
dalam bahasa awam sering juga disebut dengan istilah lever atau sakit kuning.
Padahal definisi lever itu sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Belanda yang
berarti organ hati, bukan penyakit hati. Namun asumsi yang berkembang dalam
masyarakat mendefinisikan lever adalah penyakit radang hati. Sedangkan istilah
sakit kuning sebenarnya dapat menimbulkan kerancuan, karena tidak semua sakit
kuning disebabkan oleh radang hati, tetapi dapat juga karena ada peradangan
pada kantung empedu.


Peradangan hati dapat disebabkan oleh infeksi berbagai mikroorganisme
seperti virus, bakteri, dan protozoa. Namun pada umumnya disebabkan oleh
virus (hepatitis virus). Radang hati juga dapat terjadi akibat bahan-bahan
kimia yang meracuni hati, obat-obatan, dan alkohol, yang disebut juga dengan
hepatitis non-virus. Hepatitis akibat obat-obatan hanya menyerang orang yang
sensitif


Pada umumnya hepatitis virus akut mempunyai gejala-gejala sebagai berikut
:
- Tingkat awal merasa cepat lelah, tidak napsu makan, sakit kepala,
pegal-pegal di seluruh badan, lemah, mual, dan kadang disertai muntah, dan
selanjutnya demam.
- Fase kuning (ikterik) : ditandai dengan urin berwarna kuning kehitaman
seperti air teh dan feses berwarna hitam kemerahan. Bagian putih dari bola
mata, langit-langit mulut dan kulit menjadi berwarna kekuning-kuningan. Fase
ini berlangsung kurang lebih selama 2-3 minggu;
- Fase penyembuhan : ditandai dengan berkurangnya gejala dan warna kuning
menghilang. Umumnya penyembuhan sempurna memerlukan waktu sekitar 6 bulan .


Tidak semua penderita hepatitis menunjukan gejala seperti di atas, ada
juga yang tidak menunjukan warna kuning. Selain melihat gejala klinis
diperlukan juga pemeriksaan laboratorium seperti SGOT, SGPT, bilirubin, dan
asam empedu.


Hepatitis yang disebabkan oleh infeksi virus menyebabkan sel-sel hati
mengalami kerusakan sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Pada
umumnya, sel-sel hati dapat tumbuh kembali dengan sisa sedikit kerusakan,
tetapi penyembuhannya memerlukan waktu berbulan-bulan dengan diet dan
istirahat yang baik. Hepatitis virus dibagi menjadi 5 berdasarkan jenis virus
penyebabnya, yaitu : virus hepatitis A (VHA), B (VHB), C (VHC), D (VHD), dan E
(VHE). Hepatitis virus dapat menjadi kronis dan bisa berlanjut menjadi sirosis
hati dan kanker hati.


1. Hepatitis A
Hepatitis A lebih banyak diderita oleh anak-anak dan orang muda.
Disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A, pada umumnya menular melalui
makanan/minuman yang terkontaminasi oleh feses penderita, bisa juga melalui
konsumsi kerang yang terkontaminasi virus. Penyakit ini jarang menjadi kronis.
Gejala yang timbul ringan dan tidak selalu timbul fase kuning/ikterik. Langkah
pencegahannya, yaitu :
- cuci tangan setelah dari toilet, sebelum makan dan sebelum menyiapkan
makanan;
- disarankan tidak makan dengan menggunakan alat-alat makan secara -
bergantian atau memakai sikat gigi bersama-sama;
- memperhatikan kebersihan lingkungan dan sanitasi ;
- Imunisasi


2. Hepatitis B
Hepatitis B merupakan bentuk hepatitis yang lebih serius dibandingkan
dengan jenis hepatitis lainnya. Penularannya melalui transfusi darah,
penggunaan jarum suntik yang tidak steril, alat tato, hubungan seksual, air
liur, feses, juga dapat ditularkan dari ibu kepada bayi yang baru
dilahirkannya. Hepatitis virus yang akut dapat sembuh dengan sendirinya, namun
sejumlah besar penderita hepatitis B akan menjadi kronis. Semakin muda usis
terinfeksi virus hepatitis B semakin besar kemungkinan menjadi kronis.
Hepatitis kronis akan meningkatkan risiko terjadinya sirosis dan hepatoma
(kanker hati) di kemudian hari. Upaya pencegahan terhadap hepatitis B, antara
lain yaitu :


Imunisasi hepatitis B
- hindarkan pemakaian jarum suntik bekas, dan peralatan tato yang tidak
steril.
- Hindarkan pemakaian bersama sikat gigi, pisau cukur dan alat lainnya
yang dapat menimbulkan luka.
- Penderita hepatitis B dilarang minum alkohol untuk mencegah rangsangan
selanjutnya pada hati.


3. Hepatitis C
Pada hepatitis C sebagian besar penderitanya berlanjut menjadi hepatitis
kronis. Seperti halnya hepatitis B kronis, hepatitis C yang kronis juga akan
berkembang menjadi sirosis hati dan dapat berpotensi menjadi hepatoma.
Sebagian besar penderita hepatitis C tidak menunjukan gejala. Seperti halnya
hepatitis B, penularan hepatitis C umumnya terjadi melalui transfusi darah,
selain itu mungkin juga melalui hubungan seksual, penggunaan sikat gigi secara
bersamaan, dan dari ibu pengidap hepatitis C kepada bayinya.


4. Hepatitis D
Virus hepatitis D hanya dapat ditemukan pada penderita hepatitis B, karena
untuk hidupnya memerlukan virus pembantu yaitu virus hepatitis B. Upaya
pencegahan terhadap hepatitis B secara tidak langsung juga mencegah hepatitis
D.


5. Hepatitis E
Tipe penularannya sama dengan virus hepatitis A yaitu melalui makanan dan
minuman yang terkontaminasi oleh feses. Infeksi virus hepatitis E terutama
terjadi di daerah yang tingkat kesehatan dan sanitasinya buruk, dan lebih
banyak diderita oleh anak-anak dan wanita hamil.


Tumbuhan Obat untuk Hepatitis
Tumbuhan obat/herbal yang dapat digunakan untuk mencegah dan membantu
pengobatan hepatitis diantaranya mempunyai efek sebagai hepatoprotektor yaitu
melindungi hati dari pengaruh zat toksik yang dapat merusak sel hati, juga
bersifat antiradang, kolagogum dan khloretik yaitu meningkatkan produksi
empedu oleh hati.


Beberapa jenis tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk pengobatan
hepatitis, antara lain yaitu temulawak (Curcuma xanthorrhiza), kunyit Biang
(Curcuma longa( sumber penulis yang juga telah menggunakannya), sambiloto (Andrographis paniculata), meniran (Phyllanthus
urinaria), daun serut/mirten, jamur kayu/lingzhi (Ganoderma lucidum), akar
alang-alang (Imperata cyllindrica), rumput mutiara (Hedyotis corymbosa),
pegagan (Centella asiatica), buah kacapiring (Gardenia augusta), buah mengkudu
(Morinda citrifolia(sumber penulis dari pengalaman penderita)), jombang (Taraxacum officinale), Babakan Pulai (sumber penulis dari pengalaman penderita).


Berikut contoh beberapa resep herbal untuk membantu pengobatan hepatitis.


Resep 1.
30 gram temu lawak (dikupas dan diris-iris) + 15 gram sambiloto kering +
60 gram akar alang-alang. Semua dicuci, direbus dengan 800 cc air hingga
tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum untuk 2 kali sehari.


Resep 2.
30-60 gram daun serut/mirten segar + 60 gram pegagan + 30 gram meniran.
Semua dicuci, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring,
airnya diminum untuk 2 kali sehari.


Resep 3.
10 gram jamur kayu/lingzhi + 10 gram biji kacapiring (zhi zi), keduanya
dicuci, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya
diminum untuk 2 kali sehari. (kedua bahan dapat dibeli di toko obat Tionghoa)



Resep 4.
60 gram rumput mutiara atau rumput lidah ular segar + 30 gram tumbuhan
jombang segar + 25 gram kunyit. dicuci bersih, direbus dengan 800 cc air
hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum untuk 2 kali sehari.


Catatan :
- pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur
- tetap konsultasi ke dokter
- untuk perebusan, gunakan periuk tanah, panci kaca atau enamel.



Sumber : Hembing